Pagi ini hujan sangat lebat, aku pikir pasti susah mo ke sekolah, bakal kehujanan. Aku sangat bersyukur ayahku dapat mengantar aku dan adik-adikku ke sekolah tiap pagi dengan mobil, coba kalo motor, mana muat 3 orang, udah ribet kehujanan lagi. Emang nasib motor kendaraan yang max. penumpangnya 2 org. (tapi sering overload kan? ... haha) dan ga bisa melindungi dari hujan. Saat kami siap berangkat ke sekolah, ternyata hujan sudah reda, dan matahari bersinar dengan cerah (sayang ga ada pelangi). Bersyukurlah orang yang naik motor ke sekolah, karena masih sangat pagi dan tidak perlu khawatir kehujanan.
Saat dalam perjalanan ayahku mengemudi dengan pelan dan cermat agar genangan air yang cukup tinggi di jalan A.Yani tidak terciprat ke motor di sekitar. Tiba-tiba ada seorang anak Immanuel (laki-laki) dengan motornya melaju dengan cepat dan berusaha menyalip kendaraan-kendaraan di depannya. Alhasil, saat menyalip, ban belakangnya menabrak ban depan motor yang kebetulan seorang anak Immanuel juga (perempuan) sehingga anak itu terjatuh dan roknya basah, dan motor yang dikendarai si 'bodoh' ini segera jatuh juga dan masih saja sempat menyenggol seorang bapak (kayaknya tukang) yang naik sepeda sehingga bapak itu juga terjatuh. Anak itu terlempar ke depan dengan posisi mencium tanah, baju celananya basah semua. Bapak yang tadi ditabrak pun sangat marah dan langsung meneriaki si bodoh ini. (Udah tahu hujan, pasti jalan licin, masih aja belagu dasar anak bodoh!, masih pagi bah, ga bakal terlambat) yahh.. begitulah pelajar zaman sekarang yang suka 'action' dengan motornya. Karena ayahku terus melaju, aku pun tidak menyaksikan kelanjutan dari peristiwa itu.
Namun beberapa meter dari tempat, itu aku melihat seorang polisi dan sepertinya ia tidak peduli dengan kejadian yang sedang terjadi. Ia melihat ke arah jam 12 searah dengan arah kendaraan, lalu aku pun berpikir "ngapain tuh polisi liat ke depan, kendaraan kan dari arah belakang datangnya, ya seharusnya mantaunya dengan lihat ke arah belakang kan.". Ya, itupun hanya kesan sesaatku saja, semoga polisi itu memang tidak tahu karena tidak mendengar dan sedang memantau kendaraan di depan. (Positive thinking)
Fiuhh.. udah hati-hati naik motor, malah dicelakain sama yang ugal-ugalan.
Nah selanjutnya pas pulang sekolah, ada kejadian lagi yang ada hubungannya dengan motor. Di tempat parkir sekolah, ada ramai2 kerumunan orang tuh. Pas cari tahu, ternyata ada masalah antara anak SMK dengan SMA. Tapi aku kurang jelas sih masalahnya apa, tapi dari yang aku dengar sih katanya ada anak SMA yang pindahin motor anak SMK mengakibatkan rem tangannya rusak, apalagi itu motor yang udah dimodif. Terus berdebat dehh.. Untung segera dilerai sama Satpam.
Punya motor aja udah bermasalah, apalagi waktu ngendarainnya. ckckck..
Masih ada banyak kejadian serupa berkaitan dengan motor sih, ahh.. tapi itu next time saja ya. Haha!
Saranku : hmm.. kita tetap hati-hati saja dan banyak berdoa supaya dilindungi oleh Tuhan dan selalu bersyukur untuk apa yang telah miliki.
Thx for reading! :)